Jalan Menghubungkan Desa Hurlang Muara Nauli Tak Kunjung Diaspal

Tapteng, Demokratis

Kondisi jalan Desa Muara Nauli Lingkungan I Losung Batu, Kecamatan Sorkam, sekitar 2 kilo meter menghubungkan Desa Hurlang Muara Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sangat memprihatinkan karena jalan masih tanah dan berlumpur.

Hal itu membuat masyarakat desa yang berpenghasilan sawit di desa itu sangat kecewa karena alat transportasi angkutan susah masuk ke desa.

Arifin Sinaga, salah seorang warga ketika dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026), mengatakan bahwa sudah 2,5 tahun jalan mereka rusak parah, akibatnya ongkos pengangkutan sawit menjadi tinggi.

Akibat jalan rusak bahkan dua unit jembatan yang terbuat dari kayu yang sudah lapuk, sebut Arifin, hasil sawit sering terlambat dijual ke pabrik sehingga berpengaruh terhadap harga jual karena lamanya tiba ke pabrik sehingga petani kerap memperoleh harga terendah.

“Oleh karenanya, dimohon kepada Bupati kabupaten Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu serta kepala  dinas terkait, agar jalan penghubung desa kami segera diperbaiki untuk mensejahterakan rakyat dan meningkatkan ekonomi rakyat, karena jalan ini bisa tembus ke Desa Hurlang Muara Nauli,” sebut Arifin.

Seorang warga mengaku marga Pasaribu juga mengatakan hal sama bahwa penderitaan warga selama bertahun-tahun tidak pernah mendapat tanggapan baik dari Bupati Tapanuli Tengah baik melalui Kepala Dinas PU.

“Kami yang berpenghasilan dari sawit tetap saja dianaktirikan sehingga puluhan tahun warga harus melintasi jalan yang penuh lumpur, becek dan hampir tidak bisa dilintasi roda dua,” kata Pasaribu.

Pasaribu memohon agar kiranya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memperhatikan nasib warganya yang berada di desa tersebut karena pengguna jalan harus melintasi bahu jalan penuh kubangan. (NH)

Related Articles

Latest Articles