Mahardika Dianggap Tidak Kompeten Sebagai Humas, Pelayanan BPN Karawang Menurun Drastis

Karawang, Demokratis

Mahardika pegawai di Kantor Pertanahan di Karawang yang dipercayakan memegang jabatan sebagai Hubungan Masyarakat (Humas) dianggap tidak kompeten. Pasalnya, saat media menemui Mahardika untuk mengkonfirmasikan sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan maupun proses pembuatan surat dokumen tanah milik masyarakat yang dituding lamban dan lama prosesnya di BPN Karawang, ia malah memilih bungkam dan justru mengalihkan ke seorang pegawai bernama Sopi yang merupakan sebagai pelayanan.

Diketahui seorang Humas baik di perusahaan swasta maupun di intansi pemerintah diharuskan mampu menjawab pertanyaan masyarakat. Akan tetapi Mahardika sebagai Humas di Kantor Pertanahan Karawang tak prefesional di bidangnya. Karena saat media konfirmasi masalah keluhan masyarakat pengguna jasa BPN namun dirinya tidak dapat menjelaskan. Ironisnya justru mengalihkan pertanyaan media kepada pegawai bukan bidang di bagian Humas.

Sebagai contoh, belum lama ini, media mendapatkan informasi bahwa pelayanan masyarakat yang mengurus Roya, Pemecahan Sertifikat maupun mengurus dokumen tanah lainnya waktunya bisa sampai sebulanan baru selesai. Padahal menurut SOP, bila mengurus Roya sudah memiliki Sertifikat Elektronik, selambat-lambatnya bisa diselesaikan beberapa hari saja.

Begitu juga soal Pemecahan Sertifikat, bisa selesai 14 hari lama kerja, namun kini kata sumber media yang tak disebutkan namanya selesainya bisa mencapai 2 bulan. “Contohnya begini, pak, berkas saya masukkan 20 April 2026, namun sekarang sudah bulan Juni, belum juga selesai,” kesalnya.

Oleh karena itu, masyarakat mengharapkan supaya BPN Karawang dapat meningkatkan etos kerjanya. Yang anehnya ada jawaban ketika ditanya kenapa penyelesaiannya lamban, jawaban pihak petugasnya, “ada transisi pegawai P3K”. “Itu jawabnya, pak,” kata sumber itu mengutip jawaban petugas BPN.

Kepala Pertanahan Karawang, Daniel Binsar Panjaitan, ketika hendak dihubungi guna konfirmasi fenomena kelambanan pelayanan masyarakat tidak berada di tempat. “Pak Kakan ke Kanwil BPN di Bandung,” pungkas Mahardika.

Dari informasi sejak pergantian Kepala BPN kepada Daniel Binsar Panjaitan ada perubahan pelayanan masyarakat agak molor dari tahun sebelumnya saat dijabat oleh Nurus Solichin. “Memang ada perbedaan pelayanan dengan drastis menurun setelah dijabat Kepala BPN yang baru,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya. (JS)

Related Articles

Latest Articles