Cianjur, Demokratis
Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur memasuki fase krusial. Tim Seleksi resmi mengumumkan 23 peserta yang dinyatakan lolos tahap administrasi, berdasarkan Pengumuman Nomor: 37/T SCPB/2026, hasil verifikasi dokumen pada 5 Mei 2026.
Dari sejumlah pendaftar, hanya nama-nama yang memenuhi persyaratan administratif ketat yang berhasil melaju ke tahap berikutnya. Berikut daftar peserta yang lolos:
K.H. Aden Ali Abdullah, M.Pd.I
H. Ahmad Fatoni Rozy, S.Pd.I
Ahmad Solihin
Andi Syarif Hidayatulloh, S.Ag
Asep Adang Kurnia, S.Pd.I., M.Pd
Ayi Mamduh
Budi Muhammad, S.Pd.I
Dadang Heri Sofyan Assaory
Dasep Ahmad Zaini
H. Deny Saeful Rohman, SE
Diny Diana Farida
Elis Rahayu, S.HI., S.Pd., M.Si., M.Pd
Iin Solihin, S.T., M.Si
Irvan Iskandar, S.E
Misbah Yedi Mulyadi
Moh. Juaeni, S.Pd
H. Muhamad Ichsan, SE
H. Muhammad Toha, S.Ag., M.Pd.I
Mustopa Kamal, S.Pd
Saepul Anwar, M.Pd
Siti Nurhalimah
H. Tata, A.Pi., M.M
H. Awaludin, S.Ag., MH
Para peserta selanjutnya akan menjalani tes pengetahuan dasar yang dijadwalkan pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat PKK Komplek Pemkab Cianjur.
Dalam ketentuannya, peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum pelaksanaan, mengenakan pakaian formal, serta membawa KTP, ponsel berbasis Android dengan kuota internet, dan makalah tentang zakat bagi yang belum menyerahkan.
Tak hanya itu, disiplin dan kepatuhan terhadap tata tertib menjadi syarat mutlak dalam tahapan ini. Hasil tes pengetahuan dasar dan penilaian makalah dijadwalkan diumumkan pada 12 Mei 2026.
Ketua Tim Seleksi, Ahmad R. Azhari, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan. Ia menyebut, tahapan ini menjadi penyaring awal untuk memastikan hanya kandidat dengan kapasitas dan integritas tinggi yang melangkah lebih jauh.
Dengan masuknya ke tahap berikutnya, persaingan dipastikan semakin ketat. Seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur yang kredibel dan profesional dalam mengelola dana zakat di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi. (Agus S)
