Jakarta, Demokratis
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Barat menegaskan fokus penguatan kerja politik berbasis kebutuhan warga dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Jakarta Barat.
Forum ini menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penegasan arah strategi partai di tingkat kota, mulai dari penguatan peran kader di lapangan hingga upaya menjangkau pemilih muda.
Ketua DPC PKB Jakarta Barat Ahmad Ruslan mengatakan, kepercayaan publik tidak cukup dibangun lewat narasi politik semata. Ia menekankan pentingnya kerja konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Langkah utama yang kami lakukan adalah memastikan kehadiran nyata di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik. Kami mendorong kader untuk aktif dalam pendampingan UMKM, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta advokasi warga dalam berbagai persoalan sehari-hari, mulai dari akses layanan publik hingga isu lingkungan,” kata Ruslan, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, pendekatan ini menjadi kunci untuk menjaga kedekatan partai dengan konstituen, terutama di wilayah perkotaan dengan persoalan yang beragam.
Di sisi lain, PKB juga mulai menggeser pendekatan politiknya untuk menjangkau generasi muda yang dinilai semakin kritis terhadap partai politik.
Wakil Ketua DPC PKB Jakarta Barat Uwais El Qoroni menilai, pola komunikasi lama tidak lagi cukup efektif untuk menarik simpati anak muda.
“Untuk menarik simpati pemilih muda yang kritis, PKB harus mengedepankan keterlibatan, bukan sekadar kampanye. Kami mendorong program yang relevan seperti pengembangan ekonomi kreatif, peluang kerja, serta isu lingkungan yang menjadi perhatian generasi muda. Selain itu, kehadiran aktif di ruang digital dengan komunikasi yang transparan dan inklusif menjadi keharusan,” jelas Uwais.
Ia menambahkan, partainya membuka ruang lebih luas bagi anak muda untuk terlibat langsung, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga dalam proses pengambilan keputusan.
“Kami membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam proses perumusan kebijakan maupun kegiatan sosial. Yang terpenting, kami harus menunjukkan rekam jejak yang nyata, karena generasi muda tidak mudah percaya pada janji tanpa bukti,” tutur Uwais.
Selain menyasar pemilih muda, PKB Jakarta Barat juga menekankan pentingnya relevansi isu yang diangkat partai dengan persoalan perkotaan yang dihadapi warga sehari-hari.
“PKB harus hadir dan relevan dengan isu-isu perkotaan seperti transportasi, hunian terjangkau, polusi, hingga digitalisasi layanan publik. Pendekatan berbasis komunitas melalui dialog warga dan kolaborasi dengan berbagai elemen lokal akan memperkuat kedekatan tersebut. Konsistensi antara pesan dan tindakan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat,” imbuhnya. (EKB)
