Sukabumi, Demokratis
Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Andreas bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep. Akan terus mendorong masuknya investasi baru guna membuka lapangan kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi.
Hal itu diungkapkan di pada momen peringatan Hari Buruh (May Day) 2026, didepan para butuh yang tergabung dalam DPC Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) di Santa sea Waterpark, Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Andreas mengapresiasi kegiatan yang digagas DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi yakni perayaan Hari Buruh Internasional dengan situasi yang penuh kekeluargaan.
“Ini luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya.
Wabup menyampaikan beberapa hal penting dan strategis di antaranya terkait investasi di Sukabumi.
“Kami telah menyiapkan langkah dan strategi agar investasi banyak masuk Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.
Sejumlah hal yang akan dilakukan ialah menumbuhkembangkan sektor pariwisata, pertanian, dan industri, karenanya dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan nyaman di Sukabumi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep, turut mengapresiasi kegiatan Sarbumusi dan mendorong penguatan perlindungan bagi buruh.
Momentum ini harus menjadi penguat kolaborasi antara pemerintah, buruh, dan seluruh pemangku kepentingan.
Lanjut Usep mengatakan, terciptanya iklim investasi yang sehat, aman dan kondusif di Sukabumi. kepastian berinvestasi tidak hanya bergantung pada kemudahan regulasi yang dibuat oleh pemerintah.
“Melainkan juga pada keharmonisan hubungan industrial di lapangan. Ketika para buruh dan masyarakat ikut aktif menjaga stabilitas daerah, para investor tentu akan merasa lebih yakin dan aman untuk menanamkan modalnya di Sukabumi,” ujarnya.
Usep menekankan, bilamana masuknya para investasi baru ini harus diimbangi dengan kepastian penyerapan tenaga kerja lokal yang optimal.
DPRD berkomitmen untuk terus mengawal setiap kebijakan investasi yang masuk agar masyarakat Sukabumi tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya pembangunan industri.
“Dengan adanya kerja sama yang solid dari seluruh pihak, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan dapat terwujud tanpa mengabaikan hak-hak dasar dan kesejahteraan para pekerja,” tandasnya. (Iwan)
